AktivitasBeritaYayasan

Edaran Perpanjangan Masa Belajar Dari Rumah (BDR) Semester II Tahun Ajaran 2020/2021 Di Lingkungan Satuan Pendidikan Wahdah Islamiyah Seluruh Indonesia Dalam Masa Darurat Corona Virus Disease (COVID-19)

SURAT EDARAN

No. D.1974/IL/I/05/1442

Tentang:

PERPANJANGAN MASA BELAJAR DARI RUMAH (BDR) SEMESTER II TAHUN AJARAN 2020/2021

DI LINGKUNGAN SATUAN PENDIDIKAN WAHDAH ISLAMIYAH SELURUH INDONESIA,

DALAM MASA DARURAT CORONAVIRUS DISEASE (COVID-19)

 

Kepada Yang Kami Hormati:

  1. Seluruh Ketua Departemen Pendidikan DPW/DPD Wahdah Islamiyah
  2. Seluruh Ketua Yayasan Pendidikan/Pesantren Wahdah Islamiyah
  3. Seluruh Kepala Sekolah PAUD, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK dan Pondok Pesantren Wahdah Islamiyah

Di Tempat

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

Mencermati kondisi penyebaran Covid-19 di tanah air pasca Pilkada serentak, libur panjang tahun 2020, dan memperhatikan Surat Keputusan Bersama 4 Menteri (Menteri Pendidikan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri) yang diumumkan pada tanggal 20 November 2020 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Semester Genap Tahun 2020/2021 serta memperhatikan Surat Edaran Gubernur dan Bupati/Walikota di berbagai daerah di Indonesia, dan memperhatikan arahan Ketua Umum DPP Wahdah Islamiyah dalam Musyawarah Kerja Nasional XIII tanggal 27 Desember 2020, maka bersama ini diinstrusikan hal-hal berikut:

  1. Memperpanjang masa Belajar dari Rumah (BDR) dengan sistem Daring, terhitung mulai tanggal 4 Januari sampai dengan tanggal 30 Januari 2021 ;
  2. Kebijakan belajar tatap muka bagi sekolah dan pondok pesantren pada semester genap (II) Tahun Ajaran 2021 diserahkan kepada Pemerintah Daerah/ Kantor Wilayah Kementerian Agama  masing-masing daerah sebagai pihak yang paling mengetahui dan memahami kondisi, kebutuhan dan kapasitas daerahnya kemudian pihak sekolah  dan orang tua;
  3. Penatalaksanaan Pembelajaran Semester Genap tahun 2020/2021 sebagai pedoman pelaksanaan Pembelajaran akan disusulkan kemudian;
  4. Sekolah dan Pondok Pesantren agar tetap mempersiapkan Check list kesiapan masuk Sekolah dengan sungguh-sungguh, berdasarkan ketentuan yang ditetapkan oleh Kemendikbud dan Kemenag;
  5. Pondok Pesantren yang sudah mendapatkan izin masuk belajar tatap muka sejak bulan November yang lalu, agar tetap menegakkan pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat dengan menerapkan 4 M (Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun, Menjaga jarak, dan Menjaga Iman, Imun, dan Aman) serta mematuhi aturan yang telah ditetapkan yaitu tidak menerima kunjungan orang tua selama kondisi belum aman dari Covid-19;
  6. Sekolah dan Pondok Pesantren agar memaksimalkan pembelajaran online dengan memanfaatkan portal yang disiapkan oleh Pemerintah Pusat maupun pembelajaran yang disiapkan oleh guru dan pembina pada masing-masing satuan pendidikan.

Diharapkan kepada seluruh Ketua Departemen, Ketua Yayasan dan Kepala Satuan Pendidikan agar mensosialisasikan dan melaksanakan Surat Edaran ini semaksimal mungkin, sembari tetap ikhtiar, bersabar, disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan serta memohon kepada kepada Allah Subhanahu Wata’ala agar Covid-19 diangkat dan dijauhkan dari bumi Indonesia.

Informasi dan koordinasi lebih lanjut terkait Surat Edaran ini dapat menghungi call centre Tim Covid-19 YPWI Pusat melalui nomor wa.me/6285237764740 (Mubarak Munir).

Demikian surat edaran ini dibuat untuk diperhatikan dan dilaksanakan sebagaimana mestinya, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terimakasih diiringi doa jazakumullahu khairan (Semoga Allah memberikan balasan yang lebih baik).

 

Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

Makassar, 20 Jumadil ‘Ula 1442 H/ 4 Januari 2021 M

DEWAN PIMPINAN PUSAT

WAHDAH ISLAMIYAH

 

Nursalam Sirajuddin Darmi M. Yusuf

Ketua Bidang II

Ketua Departemen Pendidikan

 

 

LAMPIRAN SURAT EDARAN

Related Articles

Back to top button