SURAT EDARAN

D.1875/IL/I/10/1441

Tentang:

PERPANJANGAN MASA BELAJAR DARI RUMAH (BDR) DI LINGKUNGAN SATUAN PENDIDIKAN WAHDAH ISLAMIYAH SELURUH INDONESIA, DALAM MASA DARURAT CORONA VIRUS DISEASE (COVID-19)

 

Kepada Yang Kami Hormati:

  1. Seluruh Ketua Departemen Pendidikan DPW/DPD Wahdah Islamiyah
  2. Seluruh Ketua Yayasan Pendidikan/Pesantren Wahdah Islamiyah
  3. Seluruh Kepala Sekolah PAUD s/d SMA dan Pondok Pesantren Wahdah Islamiyah

Di Tempat

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

Memperhatikan jumlah kasus konfirmasi Covid-19 yang terus bertambah, mulai dilonggarkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang memungkinkan terjadi lonjakan jumlah kasus di provinsi maupun kabupaten/kota, anjuran Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengenai kegiatan belajar mengajar di masa pandemi Covid-19, Maklumat Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia tentang Rencana Pemberlakuan Kehidupan Normal Baru di Tengah Pandemi Covid-19, serta memperhatikan arahan Pimpinan Umum Wahdah Islamiyah/Pembina Yayasan Pesantren Wahdah Islamiyah (YPWI) dalam Musyawarah Pengurus Harian yang diperluas pada tanggal 6 Syawal 1441 H/ 29 Mei 2020, maka untuk menjaga keselamatan dan kemaslahatan peserta didik, melalui Surat Edaran ini diinstrusikan hal-hal berikut:

  1. Memperpanjang masa Belajar dari Rumah (BDR) terhitung mulai tanggal 2 Juni sampai 30 Juni 2020 dengan mempertimbangkan kondisi masing-masing daerah berdasarkann sebaran jumlah kasus serta memenuhi Indikator WHO tentang penerapan New Normal R<1 yang artinya jumlah kasus baru yang terinfeksi virus Corona di bawah/kurang dari 1;
  2. Pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun (PAT) 2019/2020 dan Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020/2021 dilaksanakan dengan sistem daring (dalam jaringan/online);
  3. Pembukaan tahun ajaran baru 2020/2021 telah ditetapkan oleh Kemdikbud pada tanggal 13 Juli 2020 (boleh maju dan boleh mundur sepekan, tergantung kebijakan daerah masing-masing) yang pelaksanaannya memperhatikan syarat epidemiologi dan kondisi masing-masing daerah berdasarkan keputusan Gugus Tugas Covid-19 serta pendapat ahli kesehatan;
  4. Bila dalam masa pembukaan tahun ajaran baru 2020/2021 belum bisa dilaksanakan, maka YPWI Pusat menyiapkan skenario pembukaan sekolah/pesantren tahun ajaran baru di tengah Covid-19 sebagai berikut:
    a. Jika pandemi Covid-19 dinyatakan aman pada bulan Juni 2020, maka peserta didik (PAUD-SMA) dapat kembali masuk sekolah/pondok pesantren sesuai dengan awal tahun ajaran masing-masing daerah dengan menerapkan protokol kesehatan;
    b. Jika pandemi Covid-19 dinyatakan selesai pada akhir bulan Agustus atau September 2020, maka setengah semester (Juli-Agustus-September 2020) akan tetap Belajar dari Rumah, selebihnya masuk sekolah/pondok pesantren (Oktober-November-Desember 2020) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan;
    c. Jika pandemi Covid-19 selesai di akhir tahun (Desember 2020) maka Belajar dari Rumah berlangsung sepanjang Semester Ganjil 2020 dan kembali belajar di sekolah/pondok pesantren pada semester Genap (Januari 2021) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
  5. Tata laksana Kegiatan Belajar Mengajar saat sekolah/ponpes kembali beroperasi, yaitu:
    a. Melakukan screening bagi seluruh guru, bagi yang memiliki riwayat penyakit menular, sedang demam, flu pilek, batuk, sesak nafas, diare atau kehilangan panca indera perasa secara tiba-tiba diimbau untuk tidak ke sekolah/pondok pesantren (berdiam diri dumah);
    b. Sarana prasarana dan pendukung sarana pendidikan sekolah/pondok pesantren (gagang pintu, meja dan kursi belajar, kamar tidur santri, ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, mesjid dan ruang makan) dibersihakn secara rutin 2 kali sehari (sebelum dan sesudah) kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan desinfektan;
    c. Memfungsikan dan melengkapi sarana dan prasarana UKS (Usaha Kesehatan Sekolah);
    d. Tidak mengaktifkan kantin sekolah sampai kondisi dinyatakan aman dari Covid-19;
    e. Mengimbau para orang tua untuk membekali peserta didik dengan makanan sehat sebagai bekal sekaligus menghindari belanja/jajan di luar sekolah;
    f. Mengatur proses pengantaran dan penjemputan peserta didik guna menghindari kerumunan;
    g. Melakukan pengecekan suhu tubuh, menyiapkan wastafel, tissue, cuci tangan pakai sabun, menggunakan masker, jaga jarak dan hindari menyentuh wajah, hidung, mata dan mulut;
    h. Mensosialisasikan tata hidup normal baru (new normal life) dan pencegahan Covid-19 dengan membuat baliho/spanduk yang mudah dilihat oleh warga sekolah/pondok pesantren;
    i. Melakukan peningkatan gizi (empat sehat lima sempurna) bagi santri, pembina, tenaga pendidikan dan kependidikan di pondok pesantren;
    j. Mengonsumsi vitamin C, vitamin E, madu, makanan dan minuman bergizi untuk menjaga imunitas tubuh;
    k. Tidak makan dan minum dalam wadah bersama-sama, menggunakan properti secara bergantian atau pinjam meminjam;
    l. Menggunakan handuk, peralatan mandi, bantal, kasur dan seprei sendiri;
    m. Tidak keluar dari lingkungan pondok kecuali untuk keperluan khusus dengan persetujuan pembina
    n. Orang tua/wali santri tidak diperkenankan untuk menjenguk selama pandemi belum dinyatakan berakhir;
    o. Peserta didik/ santri yang sakit segera diisolasi di ruang UKS/ kamar terpisah dan menyampaikan kepada orang tua/wali santri.

Diharapkan kepada seluruh Ketua Departemen, Ketua Yayasan dan Kepala Satuan Pendidikan agar mensosialisasikan dan melaksanakan Surat Edaran ini sembari tetap ikhtiar, bersabar, disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan serta berdoa kepada Allah ‘Azza wa Jalla, semoga Corona virus segera diangkat dari bumi nusantara Indonesia.

Informasi dan koordinasi lebih lanjut terkait Surat Edaran ini dapat menghungi call center YPWI pusat melalaui nomor 0852 3776 4740 (Mubarak Munir).

Surat Edaran ini berlaku sejak diterbitkan dan akan dievaluasi kembali sesuai perkembangan Covid-19. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa memberikan rahmat dan kasih sayangNya kepada kita semua.

 

Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

Makassar, 9 Syawal 1441 H/ 1 Juni 2020 M

DEWAN PIMPINAN PUSAT

WAHDAH ISLAMIYAH

 

Nursalam Sirajuddin Darmi M. Yusuf

Ketua Bidang II

Ketua Departemen Pendidikan

 

 

LAMPIRAN SURAT EDARAN